Sunday, 17 June 2018

Contoh Pidato Hari Polwan Ke 67 | 1 september

Kumpulan Contoh Pidato - Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato merupakan salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.
Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau khalayak ramai.
 

Fungsi pidato

  • Mempermudah komunikasi antar atasan dan bawahan.
  • Mempermudah komunikasi antar sesama anggota organisasi.
  • Menciptakan suatu keadaan yang kondusif di mana hanya perlu 1 orang saja yang melakukan orasi/pidato tersebut.
  • mempermudah komunikasi.
Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karier yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Dalam berpidato, penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi kita hendaknya diperhatikan serta kita harus percaya diri menyampaikan isi dari pidato kita, agar orang yang melihat pidato kita pun tertarik dan terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh..

Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan anugerah-Nya kepada kita sekalian, sehingga kita dapat berkumpul dan bertemu muka dalam keadaan sehat wal afiat, tak kurang suatu apapun, dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) Polwan yang Ke 67 Nasional yakni pada tanggal 1 september 2019. Marilah kita tingkatkan keamaan Negara dan kenyamanan sosial dalam hidup bermasyarakat.

Polisi merupakan pelayan masyarakat untuk sebuah pengaduan, sekaligus penegak Hukum di sebuah Negara, dengan demikian pentingnya menjaga stabilitas Negara pentingnya peran Polisi perlu di tingkatkan, banyak hal yang meski kita ketahui bersama bahua polisi bukan hanya pengayom, dan tempat pengaduan akan tetapi juga tempat bagi masyarakat untuk berteduh dalam rangka mencari keamanan serta kenyamanan dalam bemasyarakat, maka itu kita perlu meluruskan makna sosial dalam memaknai hakikat polisi.

Dari pengantar pidato ini yang saya ulas diatas adalah merupakan pentingnya sebuah tanggung jawab Polisi. berbicara mengenai Polisi maka tidak ketinggalan dengan Polwan (Polisi Wanita) yang saat ini kerap kali muncul di media, dengan segala kegiatannya, polwan yang berdiri tahun 1948 tepatnya tanggal 1 september.
Saat itu Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) tengah berhadapan dengan Afresi Militer dari Kolonial Belanda ke II, yang pada waktu itu berawal di Bukit tinggi sumatera Barat.  dengan keadaan agresi militer ke dua belanda mengakibatkan banyak masyarakat yang pergi menjauh dari lokasi peperangan dan mengungsi.

Para pengungsi diperiksa oleh Polisi untuk menghindari penyusupan, akan tetapi pada saat itu para wanita enggan dan tidak mau di periksa oleh polisi pria secara fisik, kesensitipan wanita terhadap pemerikasaan terebut dan tidak mau disetuh oleh polisi pria membuat membuat pemerintah  melakukan kebijakan dan menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi membuka Pendidikan Inspektur Polisi bagi Wanita, untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dari seleksi tersebut terpilih 6 gadis remaja dari minangkabau dan dari Ranah Minang, adapun beberapa gadis tersbut adalah Nelly Pauna Situmorang, Dahniar Pramono, Rosmalina Pramono, Mariana Saanin Mufti, Rosnalia Taher, dan Djasmainar Husen. dan saat itu lahirlah Polwan. Lahirnya Polisi Wanita Tahun 1948 dan pada hari ini yakni hari Polwan Ke 67 tanggal 1 september 2019, semoga Maju, Berjaya, Sukses, untuk Polwan Indonesia, Hidup Polwan..!!!

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh.



Mungkin Yang Kamu Cari:

     


EmoticonEmoticon