Thursday, 14 June 2018

Ceramah Singkat tentang Faedah Menyantuni Anak Yatim Beserta Haditsnya

Kumpulan Contoh Pidato - Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato merupakan salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.
Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau khalayak ramai.
 

Fungsi pidato

  • Mempermudah komunikasi antar atasan dan bawahan.
  • Mempermudah komunikasi antar sesama anggota organisasi.
  • Menciptakan suatu keadaan yang kondusif di mana hanya perlu 1 orang saja yang melakukan orasi/pidato tersebut.
  • mempermudah komunikasi.
Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karier yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Dalam berpidato, penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi kita hendaknya diperhatikan serta kita harus percaya diri menyampaikan isi dari pidato kita, agar orang yang melihat pidato kita pun tertarik dan terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.

Dalam contoh ceramah kali ini kami akan membahas tentang manfaat/faedah dan keutamaan menyantuni anak yatim beserta keterangan/hadist sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Contoh ceramahnya bisa Anda gunakan untuk bahan tausiah atau kultum, di mana pun Anda ingin menyampaikannya.

Berikut ini contohnya.

Mukadimah (pembukaan):
Bismillahirrahmaanirrahiim.. Assalamu 'alaikum wr. wb.
Innalhamdalillah. Nahmaduhuu wa nasta'inuhuu wa nastagfiruhuu. Wa nau'uudzubillahi min suruuri anfusinaa wa sayyiaatinaa, man-yahdillahu falaa mudillalahu, waman-yudlilhu falaahaadiyalahu...
Hadirin yang mengharapkan rido Allah S.W.T.

Pada dasarnya, kita semua yang berkumpul di sini adalah seorang anak.
Mungkin, di antara kita ada yang masih memiliki orang tua lengkap. Dan mungkin juga ada di antara kita yang Ayahnya sudah meninggal, sehingga kita sekarang menjadi anak yatim.

Di dalam Islam, muslim dianjurkan untuk menyantuni, menyayangi dan merawat anak yatim. Seperti telah dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad S.A.W. yang berbunyi:

عَنْ سَهْلِ بَْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً
Artinya:
"Aku dan orang yang memelihara anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini. (sambil memberikan sebuah isyarat dengan merapatkan dua jari, yakni telunjuk dan jari tengah, setelah itu menjauhkan dua jari tersebut)." H.R. Bukhari

Berdasarkan hadits tersebut, jelas sudah bahwa isyarat yang diberikan oleh Nabi Muhammad dengan mendekatkan dan menjauhkan antara jari tengah dan telunjuk, itu adalah pertanda betapa dekatnya jarak antara Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa-sallam dengan orang-orang yang memuliakan anak yatim kelak saat di surga.

Dengan demikian, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, meningkat kualitas ibadah kita yang bersifat langsung dengan Allah atau pun ibadah terhadap sesama manusia, salah satunya yaitu dengan memuliakan anak yatim.

Semoga dengan melakukan hal itu secara ikhlas kita dapat meraih rido Allah S.W.T.. Aamiin...

Ceramah ini saya akhiri sampai di sini.

Walaupun pembahasannya singkat, mudah-mudah tetap bermanfaat bagi kita semua.

Ditutup dengan do'a:
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa-fil-akhirati hasanah, wa-qinaa adzaabannaar...


Nah, itulah contoh ceramah singkat mengenai manfaat atau faedah menyantuni anak yatim beserta haditsnya (sahih Bukhari Muslim).
Selamat menghafal naskah/ teks-nya.
Selamat berlatih...


Mungkin Yang Kamu Cari:
     


EmoticonEmoticon